Skip to Content

Identitas & iman

Gereja yang terus dibaharui oleh Firman.

GERMITA menghidupi warisan Reformed dalam persekutuan yang berakar pada iman Kristen dan kebudayaan Talaud.

Gereja Reformed di Bumi Porodisa

GERMITA mengakui Allah Tritunggal dan menerima Pengakuan Iman Rasuli, Nicea-Konstantinopel, dan Athanasius. Dalam tradisi Reformasi, GERMITA menerima Katekismus Heidelberg serta Pengakuan Bersama Iman Kristen dalam persekutuan PGI.

Ecclesia Reformata Semper Reformanda - gereja yang telah direformasi harus senantiasa dibaharui.

Prinsip ini menegaskan bahwa kemandirian GERMITA bukan untuk menjadi institusi yang berhenti berubah. Gereja terus membuka diri untuk dibaharui oleh Firman Tuhan, supaya relevan menjawab perubahan zaman dan setia dalam tugas panggilannya.

Sansiotte Sampate-pate, Suirene Suwaide

Ungkapan budaya Talaud ini menghidupi semangat solidaritas, kebersamaan, dan saling menopang. Dalam logo GERMITA, Sansiotte Sampate-pate hadir bersama rujukan Filipi 2:2-3: panggilan untuk sehati, sepikir, dan dengan rendah hati mengutamakan sesama.

Iman Kristen tidak dipertentangkan dengan identitas budaya Talaud. Keduanya dipertemukan sebagai sumber etika persekutuan: gereja yang universal dan sekaligus sungguh-sungguh berakar dalam kehidupan masyarakat lokal.

01

Sehati

Menjaga kesatuan dalam Kristus dengan saling menghargai dan menguatkan.

02

Sepikir

Mengusahakan arah bersama demi kesaksian dan pelayanan yang bertanggung jawab.

03

Rendah hati

Mendahulukan kepentingan sesama sebagai wujud kasih dan damai sejahtera Allah.